Buemi Bicara Jujur Soal Kesiapan Red Bull Hadapi Regulasi F1 2026

13 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita F1: Red Bull menghadapi sorotan besar menjelang era baru Formula 1 2026 setelah memutuskan membangun unit tenaga sendiri melalui Red Bull Powertrains, bekerja sama dengan Ford sebagai mitra teknis. Langkah ini diambil bersamaan dengan perubahan besar regulasi mesin, yang untuk pertama kalinya sejak 2014 mengubah peta kekuatan pabrikan di F1.

Aturan baru 2026 akan meningkatkan porsi tenaga listrik hingga seimbang dengan mesin pembakaran internal, menggunakan bahan bakar berkelanjutan 100 persen, serta menghapus sistem MGU-H. Kondisi tersebut membuat seluruh tim harus memulai dari konsep baru, termasuk pabrikan berlogo dua banteng merah yang sebelumnya selalu mengandalkan pemasok mesin.

Sebastien Buemi, pebalap simulator Red Bull sekaligus pebalap Formula E, mengakui proyek ini merupakan tantangan luar biasa. Ia menilai membangun mesin F1 dari nol hampir setara dengan memulai tim baru di tengah kompetisi elit dunia balap.

“Menurut saya progresnya cukup baik, tetapi ini tantangan yang sangat besar. Sampai mobil benar benar turun ke lintasan dan dibandingkan dengan tim lain, kita tidak akan pernah tahu posisi sebenarnya,” ujar Buemi.

Ia menjelaskan bahwa pengujian di dyno maupun simulasi hanya memberi gambaran awal soal keandalan, bukan soal daya saing. Menurutnya, sebuah mesin bisa terlihat menjanjikan di atas kertas, namun gagal bersaing ketika diuji langsung dalam balapan.

“Kita bisa merasa hasilnya luar biasa, tapi jika pabrikan lain melangkah jauh lebih cepat, maka semua itu tidak berarti,” kata Buemi, dengan nada realistis.

Red Bull Powertrains sendiri berkembang pesat dalam waktu singkat. Divisi ini kini mempekerjakan ratusan insinyur dan teknisi, membangun fasilitas sendiri yang menggabungkan pengembangan mesin, sasis, hingga aerodinamika dalam satu kompleks. Model ini sebelumnya hanya dimiliki tim besar seperti Ferrari.

Meski demikian, Buemi menekankan bahwa membangun struktur besar tidak otomatis menjamin kesuksesan instan. Menurutnya, keseimbangan antara tenaga, daya tahan, dan karakter mesin tetap menjadi pekerjaan rumah utama.

“Kami selalu ingin lebih baik, lebih halus, lebih kuat, dan lebih andal. Sejauh ini arahnya positif, tetapi sampai mobil benar benar dijalankan, semuanya masih tanda tanya,” ujarnya.

Dengan masuknya Audi sebagai pabrikan baru dan Mercedes yang dikenal unggul saat perubahan regulasi sebelumnya, persaingan mesin F1 2026 diprediksi akan sangat ketat. Red Bull sadar betul bahwa ambisi menjadi tim pabrikan penuh membawa risiko besar, namun juga peluang untuk mengendalikan masa depan mereka sendiri di Formula 1.

Artikel Tag: Red Bull, Sebastien Buemi, F1 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/buemi-bicara-jujur-soal-kesiapan-red-bull-hadapi-regulasi-f1-2026

Read Entire Article
Sports | | | |