Ligaolahraga.com -
Berita Piala Dunia: Bubista berharap kiprah Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara Afrika yang selama ini dipandang sebagai tim kuda hitam. Ia menilai keberhasilan Tubarões Azuis tampil kompetitif di panggung dunia membuktikan bahwa tidak ada batasan bagi negara kecil untuk mengejar mimpi besar.
Tanjung Verde mencuri perhatian pada debut mereka di Piala Dunia setelah menahan juara Eropa, Spanyol, dengan skor 0-0. Hasil tersebut membuat peluang mereka untuk lolos dari Grup H tetap terbuka menjelang pertandingan melawan Uruguay pada Senin (22/6/2026) pagi WIB di Miami.
Menurut Bubista, pencapaian timnya memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar hasil di lapangan. Ia menegaskan bahwa Tanjung Verde tidak hanya membawa nama negaranya sendiri, tetapi juga mewakili harapan banyak masyarakat Afrika yang bermimpi melihat negaranya bersaing dengan tim-tim terbaik dunia.
Membahas arti penting perjalanan timnya, sang pelatih mengatakan, "Kami tidak hanya mewakili Tanjung Verde, tetapi juga mewakili Afrika dengan segala tantangan yang kami miliki di benua ini. Negara seperti kami yang mampu mewujudkan mimpi dan berada di sini untuk bersaing melawan tim-tim terbaik dunia menunjukkan bahwa setiap anak di Afrika juga bisa memiliki mimpi yang sama."
Bubista menambahkan bahwa salah satu tujuan terbesar mereka adalah memberi keyakinan kepada generasi muda Afrika bahwa kerja keras dan ketekunan dapat membawa mereka mencapai target setinggi apa pun. Ia berharap keberhasilan Tanjung Verde menembus Piala Dunia dapat menjadi contoh nyata bagi banyak negara lain di kawasan tersebut.
Selain membawa harapan bagi Afrika, Bubista juga ingin memperkenalkan Tubarões Azuis kepada dunia internasional. Menurutnya, perjuangan panjang yang dilakukan selama bertahun-tahun akhirnya mulai membuahkan hasil dengan semakin besarnya perhatian publik global terhadap tim nasional mereka.
"Kami telah menghabiskan banyak tahun untuk bekerja, berjuang, dan berusaha agar negara kami dikenal dunia. Anda bisa melihat betapa bahagianya masyarakat kami di mana pun mereka berada karena apa yang telah dicapai tim ini," ujarnya.
Pelatih berusia 56 tahun itu menilai tim nasional Tanjung Verde juga mencerminkan identitas bangsanya. Ia menyebut organisasinya yang rapi, semangat pantang menyerah, dan keberanian menghadapi tantangan sebagai karakter utama yang ingin mereka tunjukkan kepada dunia selama tampil di Piala Dunia 2026.
Setelah sukses meredam Spanyol, Bubista mengakui timnya ingin tampil lebih berani saat menghadapi Uruguay dan Arab Saudi pada dua laga tersisa. Ia merasa para pemain masih memiliki ruang untuk berkembang, khususnya dalam aspek menyerang yang belum maksimal pada pertandingan pertama.
Mengevaluasi hasil melawan Spanyol, Bubista mengatakan, "Kami tentu ingin melakukan lebih banyak hal dalam menyerang, tetapi kami juga harus memahami kualitas Spanyol. Kami merasa bisa tampil lebih baik secara ofensif dan akan berusaha menunjukkan hal itu dalam dua pertandingan berikutnya."
Artikel Tag: piala dunia, piala dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/bubista-ingin-tanjung-verde-jadi-inspirasi-bagi-afrika

1 hour ago
6

















































