Ligaolahraga.com -
Britania Raya dan Kanada memastikan tempat di partai puncak curling putra pada Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 setelah memenangi laga semifinal yang berlangsung ketat, Kamis (19/2).
Britania Raya tampil mengejutkan dengan menyingkirkan Swiss 8-5.
Swiss sebelumnya tampil dominan di babak round robin dengan sembilan kemenangan beruntun tanpa kekalahan. Mereka bahkan memimpin 5-4 hingga akhir end ketujuh.
Namun, momentum berubah pada dua end terakhir. Tim Britania mencetak dua poin pada end kedelapan untuk berbalik unggul 6-5.
Setelah menahan Swiss tanpa angka pada end kesembilan, Britania kembali menambah dua poin di end ke-10 guna memastikan kemenangan sekaligus mengamankan tiket final.
Skip Britania, Bruce Mouat, menyebut perjalanan timnya di turnamen ini tidak selalu mulus. “Naik turun, tapi kami tampil baik saat itu paling dibutuhkan,” ujarnya.
Di semifinal lainnya, Kanada mengalahkan Norwegia dengan skor tipis 5-4 dalam pertandingan yang harus ditentukan lewat extra end.
Kanada sempat unggul 3-1 hingga end keenam, sebelum Norwegia memperkecil jarak dan memaksakan skor imbang 4-4 di end ke-10.
Pada extra end, Norwegia gagal memaksimalkan lemparan terakhirnya, membuka jalan bagi Kanada untuk mengunci kemenangan dan melaju ke final.
Hasil ini memastikan Kanada meraih setidaknya satu medali, sekaligus menjaga peluang merebut emas pertama di nomor curling putra sejak Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014, ketika mereka juga menghadapi Britania di partai puncak.
Perjalanan Kanada menuju semifinal sempat diwarnai kontroversi.
Beberapa pemainnya, termasuk Marc Kennedy, dituduh melakukan pelanggaran “double touch” atau menyentuh batu dua kali saat melakukan lemparan.
Tuduhan tersebut memicu perdebatan sengit di arena maupun media sosial, sebelum akhirnya Kanada bangkit dan memastikan tempat di empat besar.
“Kami punya beberapa pemain senior, jadi sekarang fokusnya istirahat sebelum final,” kata Kennedy.
Sementara itu, Swiss yang gagal mempertahankan rekor sempurna akan menghadapi Norwegia dalam perebutan medali perunggu.
Swiss sebelumnya tampil impresif sepanjang penyisihan, tetapi tidak mampu mempertahankan keunggulan saat menghadapi tekanan Britania di fase gugur.
Final curling putra Olimpiade Musim Dingin 2026 antara Britania Raya dan Kanada dijadwalkan berlangsung Sabtu (21/2), sementara perebutan perunggu digelar sehari sebelumnya.
Artikel Tag: olimpiade, olimpiade musim dingin
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/britania-raya-hadapi-kanada-di-babak-final-curling-putra-olimpiade-2026

7 hours ago
7

















































