Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Ryan Garcia akan menjalani pertarungan pertamanya sebagai juara dunia ketika menghadapi Conor Benn pada akhir pekan ini. Garcia mempertaruhkan gelar WBC kelas welter yang direbutnya setelah mengalahkan Mario Barrios pada Februari lalu.
Dalam pertarungan tersebut, Garcia tampil dominan dan sempat menjatuhkan Barrios pada ronde pertama sebelum akhirnya menang melalui keputusan mutlak. Kini, ia kembali ke T Mobile Arena untuk mempertahankan gelar sekaligus memperbesar statusnya sebagai salah satu bintang terbesar tinju Amerika Serikat.
Lawan yang dihadapinya kali ini adalah Conor Benn. Petinju Inggris tersebut datang dengan popularitas besar di negaranya dan memiliki momentum setelah meraih kemenangan atas Regis Prograis pada April serta mengalahkan Chris Eubank Jr dalam pertandingan ulang pada November tahun lalu.
Dana White melihat duel Garcia dan Benn sebagai pertarungan yang dapat memberikan dampak besar terhadap karier keduanya. CEO Zuffa Boxing itu menilai kemenangan meyakinkan akan membawa Garcia ke level yang berbeda.
“Benn adalah bintang besar di Inggris, sementara Garcia baru saja menjadi juara dan merupakan bintang besar di sini. Ini adalah salah satu pertarungan yang jika Garcia bisa menang secara spektakuler, dia bisa menjadi wajah tinju,” ujar White kepada ESPN.
Namun, White juga melihat skenario berbeda jika Benn berhasil menciptakan kejutan. Status Benn sebagai petinju yang tidak diunggulkan justru dapat membuat kemenangan atas Ryan Garcia memiliki nilai yang sangat besar.
“Jika Benn mampu menciptakan kejutan, mengingat dia adalah underdog besar dalam pertarungan ini, dia akan menjadi superstar besar di Inggris,” lanjut White.
Menurut White, pertarungan ini juga memiliki arti lebih luas bagi perkembangan tinju di Amerika Serikat. Ia menilai olahraga tersebut dalam beberapa tahun terakhir semakin didominasi petinju dan pertandingan besar dari Eropa.
“Kalau melihat tinju sekarang, olahraga ini sudah menjadi sangat Eropa. Semua petinju besar dan pertarungan besar seolah selalu berlangsung di sana. Tinju Amerika mengalami penurunan dalam 10 tahun terakhir,” kata White.
Karena itu, White menilai Amerika Serikat membutuhkan lebih banyak pertandingan berkualitas dan talenta terbaik untuk kembali membangun kekuatan tinju di negara tersebut.
“Kita harus menghadirkan pertarungan yang bagus, merekrut talenta terbaik dan membangun kembali tinju di Amerika Serikat,” tegasnya.
Bagi Ryan Garcia, kemenangan atas Benn juga dapat membuka jalan menuju pertarungan besar berikutnya. Salah satu duel yang tengah dikaitkan dengannya adalah unifikasi melawan Teofimo Lopez, yang baru saja merebut gelar WBA kelas welter.
Sementara itu, Benn tentu memiliki rencana berbeda. Kemenangan di Las Vegas akan menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya sekaligus dapat mengubah statusnya dari penantang menjadi salah satu bintang utama
Artikel Tag: wbc, dana white, kelas welter, ryan garcia, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/bos-zuffa-boxing-yakin-ryan-garcia-bakal-jadi-bintang-tinju-dunia

5 hours ago
1

















































