Bezzecchi Juara di Thailand, Marquez Alami Drama Ban

5 hours ago 2

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGp dari Grand Prix Thailand menyoroti dominasi Marco Bezzecchi yang mengantarkan kemenangan gemilang untuk Aprilia. Dalam balapan ini, Ducati mengalami kegagalan mencatat podium untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Setelah mengalami kecelakaan saat memimpin di sprint hari Sabtu, Bezzecchi tampil sempurna di balapan utama dengan memimpin setiap lap hingga meraih kemenangan 5,5 detik.

Kemenangan ini merupakan yang ketujuh dalam karir MotoGP Bezzecchi, dan sekaligus kemenangan ketiga berturut-turut setelah sebelumnya menjuarai dua balapan terakhir musim 2025. Saat musim 2026 dimulai, Bezzecchi melesat sempurna dari posisi pole di atas motor Aprilia pabrikan, sementara pembalap Trackhouse, Fernandez, melesat melewati Marc Marquez di Tikungan 7, menempatkan dua RS-GP di depan.

Di fase awal balapan, Bezzecchi dan Fernandez langsung menjauh, memanfaatkan persaingan sengit antara Marc Marquez, Jorge Martin, dan Pedro Acosta untuk posisi ketiga. Juara bertahan Marquez awalnya tampak kesulitan menemukan ritme dan dengan cepat kehilangan posisi dari Martin dan Acosta di lap 4. Namun, ketika Martin dan pemenang sprint Acosta berduel, Marquez memaksa dirinya kembali bersaing dan berhasil melewati keduanya di lap 10 dengan manuver ganda di Tikungan 4.

Namun, Acosta memiliki kecepatan terkuat di antara ketiganya dan segera merebut kembali posisi ketiga dari Marquez dengan manuver tegas di Tikungan 8. Pada titik ini, dua pembalap terdepan sudah melaju jauh, dengan Bezzecchi memimpin dengan jarak dua detik dan Fernandez memiliki celah tiga detik dari Acosta. Meskipun balapan setengah jarak hari Sabtu berlangsung ketat hingga akhir, grand prix kali ini diputuskan lebih awal tanpa tantangan dari Fernandez maupun Acosta terhadap Bezzecchi.

Fernandez tampak akan finis di posisi kedua, tetapi mulai kehilangan kecepatan dengan tujuh lap tersisa, membuka peluang bagi Acosta untuk merebut posisi runner-up. Pembalap Trackhouse tersebut hampir saja keluar dari persaingan podium sepenuhnya, namun Marquez mengalami pecah ban belakang yang spektakuler saat mengikuti Fernandez dan Acosta, memaksa pembalap Ducati itu mundur dari balapan.

Marquez mengikuti Fernandez dan Acosta di Tikungan 6 ketika ban belakang GP26-nya tiba-tiba terlepas dari pelek, mengakhiri balapannya seketika. Dengan juara dunia bertahan keluar, Fernandez berhasil mempertahankan posisi ketiga di podium, meskipun jelas terlihat mengalami masalah fisik yang juga mengganggunya selama sesi pemanasan Minggu pagi.

Martin berhasil mengumpulkan poin solid di posisi keempat, sementara Ai Ogura dari Trackhouse tampil luar biasa dengan bangkit setelah terlempar dari 10 besar untuk menempatkan semua Aprilia di dalam lima besar. Ducati dengan posisi terbaik ditempati Fabio di Giannantonio di urutan keenam, mengalahkan Brad Binder dari KTM dan rekan setimnya Franco Morbidelli. Hasil ini mengakhiri rekor podium Ducati yang telah berlangsung sejak GP Inggris 2021.

Peringkat kedua tahun lalu, Alex Marquez, juga berada dalam grup yang sama tetapi mengalami kecelakaan di Tikungan 4 dengan lima lap tersisa. Keluar dari balapan, Marquez memberikan promosi kepada Francesco Bagnaia ke posisi kesembilan, dengan Ducati pabrikan kesulitan membuat kemajuan setelah masuk 10 besar di awal balapan. Luca Marini finis di urutan ke-10 untuk tim Honda pabrikan, sementara rekan setimnya Joan Mir harus mundur dari balapan meski sempat berada di posisi kelima karena masalah ban.

Artikel Tag: ducati, aprilia, marco bezzecchi, trackhouse

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bezzecchi-juara-di-thailand-marquez-alami-drama-ban

Read Entire Article
Sports | | | |