Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Aryna Sabalenka bisa saja lengser dari posisi puncak peringkat pada akhir pekan ini menyusul kekalahan tidak terduga di Cincinnati Open musim 2026.
Petenis unggulan pertama secara mengejutkan menelan kekalahan 7-6, 6-4 dari petenis berkebangsaan Ceko, Sara Bejlek -- yang sebelumnya belum pernah mengalahkan petenis peringkat 10 besar ataupun mencapai perempatfinal turnamen WTA level 1000 -- di babak keempat Cincinnati Open.
Juara Indian Wells Open musim 2026 gagal memanfaatkan berbagai peluang saat menghadapi petenis peringkat 35 dunia, Bejlek. Di set pembuka, ia sempat unggul berkat peluang break sebanyak dua kali. Ia juga sempat memimpin 5/1 di babak tiebreak sebelum akhirnya kalah di babak tersebut. Di set kedua, ia sempat unggul 4-1, tetapi kemudian kehilangan lima game secara berturut-turut.
"Saya benar-benar kehabisan kata-kata. Saya hanya terus percaya dan itulah kuncinya," ujar Bejlek yang berusia 20 tahun.
“Ia memainkan permainan yang memukau, sementara saya terus menaruh keyakinan, terus berjuang, dan berusaha memberikan yang terbaik, itu saja.”
Dalam beberapa pekan terakhir, Sabalenka kesulitan menjaga konsistensi performa di turnamen WTA, dengan Cincinnati Open menjadi turnamen WTA ketiga berturut-turut di mana ia gagal menembus perempatfinal. Terakhir kali situasi seperti itu dialami oleh petenis peringkat 1 dunia di turnamen WTA adalah pada musim 2019, saat petenis berkebangsaan Jepang, Naomi Osaka memuncaki peringkat.
Akibat kekalahan terbaru tersebut, petenis berkebangsaan Kazakhstan, Elena Rybakina berpeluang menghuni peringkat 1 dunia untuk kali pertama dalam kariernya. Untuk mewujudkan tonggak bersejarah tersebut, ia harus melaju ke final Cincinnati Open.
Namun, juara Australian Open musim 2026, Rybakina akan menghadapi tantangan berat berikutnya dengan melawan petenis berkebangsaan Polandia, Iga Swiatek yang tengah berada dalam performa prima. Mantan petenis peringkat 1 dunia saat ini mencatatkan sembilan kemenangan beruntun setelah baru saja menjuarai Canadian Open.
"Saya merasa bahwa apa pun hasilnya, bertanding melawan seseorang yang tengah berada dalam performa impresif dan bermain apik saat ini merupakan persiapan yang baik untuk US Open mendatang," tutur Rybakina mengenai laga melawan Swiatek.
"Servis saya kurang maksimal di Kanada, jadi jika saya bisa melakukan servis setidaknya sebaik hari ini, itu akan sangat membantu."
Sabalenka terus menempati peringkat 1 dunia sejak Oktober 2024 dan sebelumnya juga sempat menduduki posisi puncak tersebut selama delapan pekan. Setelah meraih gelar 'Sunshine Double' pada bulan Maret (memenangkan turnamen WTA level 1000 di Indian Wells dan Miami pada musim yang sama), ia hanya berhasil mencapai perempatfinal atau lebih jauh dalam tiga dari tujuh turnamen terakhir yang ia lakoni. Ia akan berupaya mempertahankan 2000 poin di US Open, Grand Slam yang ia targetkan untuk bisa ia menangkan selama tiga musim berturut-turut.
Artikel Tag: cincinnati open, aryna sabalenka, iga swiatek, elena rybakina, sara bejlek
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/aryna-sabalenka-terancam-lengser-dari-peringkat-1-akibat-kekalahan-teranyar

2 hours ago
2

















































