Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Petenis unggulan ke-14, Anna Kalinskaya berhasil menyebabkan salah satu kekalahan yang mengejutkan di Charleston Open musim 2025.
Petenis peringkat 33 dunia tampil memukau ketika membantai juara Australian Open musim 2025, Madison Keys dengan hasil meyakinkan 6-2, 6-4 di babak ketiga Charleston Open, termasuk memanfaatkan performa tidak meyakinkan lawan sehingga kini ia mencetak kemenangan pertama atas petenis peringkat 10 besar dalam sepuluh bulan terakhir, kemenangan yang juga mengantarkannya ke perempatfinal kedua pada musim ini.
Di sepanjang pertandingan, performa petenis peringkat 5 dunia, Keys kurang meyakinkan setelah ia melakukan 40 unforced error, memenangkan kurang dari 50 persen poin dari servis pertamanya, dan hanya mengkonversi satu dari delapan peluang break point yang ia ciptakan. Kombinasi aspek tersebut membantu petenis unggulan ke-14 membuat head to head mereka menjadi imbang dengan 1-1.
Petenis yang pernah menghuni peringkat 11 dunia pada bulan Oktober musim lalu usai melalui musim 2024 yang cukup impresif, di mana ia lolos ke final turnamen WTA level 1000 di Dubai, final turnamen WTA level 500 di Berlin, dan menembus pekan kedua di dua Grand Slam, belum menemukan kembali performa impresif tersebut di tiga bulan pertama pada musim 2025.
Setelah melewatkan Australian Open musim ini karena sakit, petenis berusia 26 tahun memasuki Charleston Open dengan mencatatkan 4-7 pada musim ini dan baru mengantongi kemenangan beruntun di satu turnamen, yaitu di Singapura pada bulan Februari yang berakhir ketika ia mengundurkan diri dari semifinal.
Namun setelah mengamankan kemenangan ke-11 atas petenis peringkat 10 besar, Keys, petenis unggulan ke-14 menyatakan bahwa hasil tersebut merupakan salah satu hasil yang ia butuhkan.
“Hasil ini istimewa. Saya membutuhkannya demi kepercayaan diri saya. Saya melalui awal musim yang tidak meyakinkan, tetapi sungguh menyenangkan bisa kembali dan bermain di level yang tinggi seperti itu,” seru Kalinskaya.
“Saya pikir kunci pertandingan kali ini adalah mengubah sedikit ritme permainan, saya melakukan beberapa dropshot, terutama di set pertama. Saya tidak ingin melibatkan rally-rally yang sangat panjang, karena ia petenis yang hebat dan ia memiliki pukulan keras yang menakjubkan, jadi, saya berusaha untuk meningkatkan servis, tampil seagresif mungkin, dan tampil sangat konsisten, lalu mempertahankan level, saya pikir itu kuncinya.”
Demi satu tempat di semifinal Charleston Open, Kalinskaya akan berhadapan dengan rekan senegara Keys yang juga merupakan juara Australian Open musim 2020, Sofia Kenin yang menenggelamkan petenis unggulan kelima, Daria Kasatkina dengan 6-3, 7-6.
Di aksi lain, petenis unggulan ketiga, Zheng Qinwen terseok-seok ketika melumpuhkan petenis unggulan ke-13, Elise Mertens dengan 6-3, 3-6, 6-3 dan membukukan laga perempatfinal melawan petenis unggulan kesembilan, Ekaterina Alexandrova yang tampil perkasa ketika membantai rekan senegaranya sekaligus petenis unggulan keenam, Diana Shnaider dengan 6-2, 6-1.
Artikel Tag: Tenis, Charleston Open, Anna Kalinskaya, Madison Keys
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/anna-kalinskaya-permalukan-juara-australian-open-2025-di-charleston