An Se Young Diprediksi Akan Lebih Menakutkan di Bawah Sistem 15 Poin

7 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

Seoul : Apa dampak reformasi sistem 15 poin terhadap An Se Young? Usulan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) tentang "sistem 15 poin, 3 game" telah menjadi topik hangat. BWF membahas reformasi ini pada pertemuan dewan bulan lalu dan berencana untuk mengadakan pemungutan suara terakhir tentang revisi tersebut pada pertemuan umum regulernya di Horsens, Denmark pada 25 April.

Reformasi ini, yang berpotensi mengubah kompetisi bulu tangkis, awalnya dimaksudkan untuk melindungi atlet dan mempersingkat waktu pertandingan. Hal ini mirip dengan alasan Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) mengubah sistem penilaian dari 21 poin menjadi 11 poin pada tahun 2001. Namun, beberapa pihak berpendapat bahwa langkah ini mungkin dimaksudkan untuk membatasi dominasi An Se-young saat ini.

Keunggulan terbesarnya adalah kemampuannya untuk melemahkan pertahanan dan stamina lawannya; jika format diubah menjadi 15 poin dalam tiga set, waktu yang dapat ia gunakan untuk memanfaatkan keunggulan ini akan dipersingkat.

Pemendekan waktu setiap pertandingan bisa jadi merugikan bagi pemain yang lebih menyukai reli panjang. Namun, media Korea Selatan melaporkan bahwa ini tampaknya bukan masalah bagi An Se Young.

Jika dia dapat menghemat energinya, tekanan pada lututnya diperkirakan akan semakin berkurang.

Hal ini dapat dilihat dari kemenangannya baru-baru ini di Super 750 Indian Open 2026. Dalam 8 dari

10 game, lawan An Se-young mencetak angka kurang dari 15 poin, sehingga seolah-olah An Se-young telah berlatih sistem 15 poin sebelumnya.

Media Korea Selatan melaporkan bahwa bahkan dengan peralihan ke sistem penilaian 15 poin yang menekankan serangan, kemampuan ofensif An Se Young tetap berada di level teratas. Sebelum Park Joo-bong mengambil alih sebagai pelatih kepala April lalu, gaya bermainnya terutama defensif, tetapi sekarang ia telah berkembang menjadi pemain lengkap yang mampu melakukan serangan dan pertahanan.

Laporan media Korea Selatan menunjukkan bahwa sistem penilaian 15 poin lebih mungkin menguntungkan An Se-young. An Se-young telah menderita cedera lutut kronis sejak Asian Games Hangzhou 2022. Juli lalu di China Open, ia bahkan menarik diri dari pertandingan semifinal melawan Han Yue karena nyeri lutut. Waktu pertandingan yang lebih singkat akan membantu mengurangi kelelahan fisik, yang akan bermanfaat untuk mempertahankan performa puncak dalam jangka panjang.

Kesimpulannya, bahkan dengan perubahan aturan, hal itu tampaknya tidak akan berdampak signifikan pada An Se-young. Sebaliknya, kita mungkin akan melihatnya mendominasi permainan dengan lebih cepat dan menekan lawannya lebih sering.

An Se Young, yang telah meraih 30 kemenangan beruntun dalam kompetisi resmi sejak musim lalu, akan berpartisipasi dalam German Open di Mülheim, Jerman pada akhir bulan depan untuk melanjutkan perjalanan meraih medali. Apakah dia dapat mempertahankan rekornya Rentetan kemenangan di keenam turnamen yang diikutinya sejak Oktober lalu menarik banyak perhatian.

Artikel Tag: An Se Young, Badminton Korea, BWF World Tour, Chen Yufei

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/an-se-young-diprediksi-akan-lebih-menakutkan-di-bawah-sistem-15-poin

Read Entire Article
Sports | | | |