Ligaolahraga.com -
Amanda Serrano mencapai tonggak penting dalam kariernya setelah meraih kemenangan ke-50 sebagai petinju profesional.
Serrano mengalahkan Lucrecia Manzur melalui majority decision dalam pertarungan perebutan gelar kelas bulu WBO dan WBA di Pechanga Resort Casino, Jumat (21/8) malam.
Dua juri memberikan skor 116-112 untuk Serrano, sementara satu juri menilai pertarungan berakhir imbang 114-114.
Hasil tersebut membuat Amanda Serrano mempertahankan dua gelar dunianya sekaligus memperbaiki rekor menjadi 50 kemenangan, empat kekalahan, dan satu hasil imbang dengan 32 kemenangan melalui knockout.
Sebelum pertarungan, banyak pihak memperkirakan Serrano akan mencetak knockout ke-33 dan memecahkan rekor knockout wanita milik Christy Martin.
Namun, petinju berusia 37 tahun itu justru harus bekerja keras menghadapi Manzur yang berusia 10 tahun lebih muda.
Manzur tampil agresif sejak awal dan berulang kali mendaratkan pukulan hook kiri dari atas.
Serangan tersebut beberapa kali membuat Serrano terlihat terguncang. Manzur bahkan dinilai lebih unggul dalam delapan ronde pertama.
"Saya tahu dia petarung muda yang tangguh dan lapar kemenangan," kata Serrano seusai pertandingan. Ia mengaku sudah memperkirakan tantangan tersebut sejak menjalani persiapan.
Berdasarkan data siaran pertandingan, Serrano mendaratkan 142 dari 346 pukulan bertenaga atau 41 persen.
Manzur mencatat akurasi 42 persen dengan 118 pukulan masuk dari 283 percobaan.
Serrano mulai menemukan ritmenya pada ronde-ronde akhir, meski pertarungan tetap berlangsung ketat.
Ia juga mengungkapkan mengalami masalah pada tangannya, tetapi tidak menjelaskan secara spesifik jenis cederanya.
Kemenangan tersebut membuat Serrano semakin dekat dengan akhir karier.
Ia mengatakan masih berencana menjalani satu pertarungan lagi, tetapi kemudian mengisyaratkan melalui media sosial bahwa dirinya harus berdiskusi dengan tim sebelum mengambil keputusan.
"Pikiran mengatakan satu hal, tetapi tubuh melakukan hal lain," tulis Serrano. Ia menyebut faktor usia membuat dirinya tidak bisa terus bertarung seperti sebelumnya.
Serrano memulai karier profesional pada 2009 setelah menjalani masa amatir yang singkat.
Dalam perjalanan kariernya, ia menjadi juara dunia di tujuh kelas berbeda dan salah satu tokoh utama perkembangan tinju wanita modern.
Pada 2019, Serrano menjadi wanita pertama sekaligus petinju Puerto Rico pertama yang merebut gelar dunia di tujuh divisi setelah mengalahkan Eva Voraberger.
Ia kemudian menjadi juara dunia tak terbantahkan kelas bulu pada 2022 setelah mengalahkan Sarah Mahfoud.
Amanda Serrano juga menjalani trilogi pertarungan dengan Katie Taylor yang turut mengangkat popularitas tinju wanita. Dua pertarungan mereka bahkan berlangsung di Madison Square Garden.
Serrano sebelumnya mengatakan 2026 kemungkinan menjadi tahun terakhirnya sebagai petinju.
Pada Mei, ia menyamai rekor 32 knockout milik Martin dan kini masih memiliki peluang memecahkannya dalam pertarungan terakhir.
"Kami masih punya kesempatan mengejar knockout ke-33. Saya punya satu pertarungan lagi," kata Serrano. "Kalau tidak mendapatkannya, saya tetap senang karena sudah menyamai Christy Martin."
Artikel Tag: amanda serrano
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/amanda-serrano-pertahankan-gelar-dan-capai-50-kemenangan-dalam-karier-pro

9 hours ago
2

















































