Ligaolahraga.com -
Berita Tenis: Alexandra Eala memberikan pratinjau singkat sebelum memulai perjalanannya di Linz Open musim 2026 dan berbicara tentang peran Toni Nadal dalam struktur pekerjaannya.
Petenis berkebangsaan Filipina terus menambah pengalaman dan melampaui batas kemampuan di turnamen WTA yang tanpa henti dan tidak memberi kesempatan untuk beristirahat. Setelah melewati tahap musim yang telah membawanya lebih dekat dari sebelumnya dengan para penggemar di negaranya dan setelah tampil di berbagai turnamen besar yang digelar di hard-court, ia akan menghadapi musim clay-court dengan semangat baru dan keinginan untuk membuktikan bahwa adaptasinya terhadap permukaan tersebut benar-benar sempurna.
Petenis berusia 20 tahun akan memulai perjalanannya di Eropa dengan turun di Linz Open musim 2026, di mana ia akan tampil untuk kali pertama melawan petenis tuan rumah, Julia Grabher, yang dikenalnya karena telah “berlatih bersama beberapa kali” dan karena petenis tuan rumah adalah petenis yang benar-benar kuat secara fisik.
Namun, salah satu bahaya besar dari turnamen tersebut terletak pada sedikitnya waktu untuk beralih dari hard-court menjadi clay-court, seperti yang ia sebutkan dalam percakapan dengan Dyan Castillejo, mantan petenis dan selebriti Filipina.
“Ia (Grabher) adalah petenis yang tengah berada dalam performa terbaik. Saya mengharapkan pertarungan yang sengit, saya siap. Itu akan menjadi pertandingan pertama saya di clay-court, jadi saya sangat bersemangat,” ungkap Eala.
“Namun, antara Miami dan turnamen ini, saya tidak punya banyak waktu istirahat. Saya rasa turnamen tidak memberi Anda banyak waktu untuk mempersiapkan diri di clay-court setelah musim hard-court.”
“Setelah turnamen di Miami berakhir, saya mendapat libur beberapa hari, dalam satu pekan penuh, untuk beristirahat sejenak. Kemudian saya kembali ke lapangan, kami banyak berlatih untuk merasakan bola dan yang terpenting, untuk meningkatkan gerakan dan kelincahan. Saya berusaha merasa lebih baik di lapangan, saya merasa gerakan saya lebih baik daripada musim lalu, jadi saya senang akan hal itu.”
Petenis berusia 20 tahun telah menikmati bimbingan Toni Nadal selama sesi latihannya baru-baru ini, pemandangan yang sudah biasa bagi para penonton yang penasaran yang berkumpul di Rafa Nadal Academy. Sang pelatih sangat terlibat dalam pertumbuhan dan perkembangan petenis berkebangsaan Filipina sejak ia mulai muncul di turnamen dan sekarang ia menjadi pihak yang menghargai kerja keras pelatih kenamaan tersebut dan masih merasa kagum karena dapat mengandalkan nasihatnya.
“Ini fantastis dan saya merasa sangat beruntung memiliki Toni sebagai bagian dari tim saya. Jika anda mengatakan ini kepada saya beberapa musim yang lalu, saya akan mengira anda gila, saya tidak akan mempercayai anda. Ini fantastis, ia memiliki pengetahuan itu dan bisa banyak membantu tim saya, ia membawa semua pengalaman yang dibutuhkan,” jelas Eala yang akan debut di Linz Open, Austria, di mana ia selalu didampingi hingga dua pelatih yang merupakan bagian dari struktur Rafa Nadal Academy.
Artikel Tag: linz open, julia grabher, alexandra eala
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/alexandra-eala-ungkap-pentingnya-sosok-toni-nadal

4 hours ago
9

















































