Alex Michelsen Ungkap Hal Yang Picu Dirinya Berlinang Air Mata Di US Open

4 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Perjalanan petenis tuan rumah yang berusia 22 tahun, Alex Michelsen di US Open musim 2026 berakhir dengan kekecewaan yang cukup menyakitkan.

Petenis peringkat 46 dunia tampak akan mempertahankan rekor sempurnanya saat ia melakukan servis untuk memenangkan pertandingan pada kedudukan 5-3 di set ketiga melawan rekan senegaranya, Frances Tiafoe di perempatfinal US Open.

Petenis berusia 22 tahun gagal menuntaskan pertandingan dan Tiafoe melancarkan upaya bangkit yang memukau sebelum akhirnya menang dengan lima set di Arthur Ashe Stadium. Ia pun sangat terpukul setelah pertandingan, sehingga ia membenamkan wajahnya di bahu Tiafoe sembari menangis karena kecewa.

Tidak lama setelah kekalahan tersebut, petenis berusia 22 tahun membahas momen tersebut dengan para wartawan di Flushing Meadows, New York.

"Menurut saya, itu adalah perpaduan dari banyak hal," ujar Michelsen saat menjelaskan air matanya. "Pertandingan itu sangat menguras emosi dan sosok Frances penyebabnya. Saya rasa tidak ada orang lain yang bisa membuat saya menangis pada momen itu. Mungkin Learner Tien.”

"Tetapi Frances adalah orang yang sangat baik dan ia menyampaikan banyak hal yang bersifat pribadi yang cukup menyentuh perasaan saya."

“Butuh waktu beberapa menit bagi saya untuk memulihkan diri, tetapi itu wajar setelah pertandingan dan luapan emosi seperti tadi, memang butuh waktu sejenak untuk kembali tenang. Namun, sekarang saya sudah di sini berbicara dengan anda, jadi kondisi saya baik-baik saja.”

Ia juga membahas rasa gugup yang ia alami saat melakukan servis untuk memenangkan pertandingan dalam kedudukan 5-2 di set ketiga. Ia melakukan dua pelanggaran ganda berturut-turut di awal game tersebut dan akhirnya kehilangan servisnya.

"Ini jelas merupakan hal yang akan menjadi pelajaran bagi saya," tutur Michelsen. "Saya bukan orang pertama yang mengalami hal itu dan saya juga bukan orang terakhir yang mengalaminya di babak perempatfinal."

“Rasa gugup memang sangat berpengaruh, mengingat itu adalah kali pertama saya tampil di perempatfinal. Saat pertama kali mencapai babak keempat di Australia, saya bermain dengan sangat buruk, jadi, pada kesempatan pertama melangkah lebih jauh di Grand Slam ini, saya bermain dengan jauh lebih baik.”

“Saya sangat bangga pada diri sendiri karenanya. Lain kali saat berada dalam situasi seperti ini, saya akan belajar dan melakukan segalanya dengan cara yang tepat.”

Itu adalah kekalahan yang pahit bagi petenis berusia 22 tahun. tetapi ia patut berbangga atas kiprahnya di US Open musim 2026.

Di usia 22 tahun, Michelsen memiliki banyak waktu untuk tumbuh dan berkembang, bisa dibayangkan bahwa ia akan kembali mencapai tahap-tahap akhir US Open pada turnamen-turnamen mendatang.

Artikel Tag: us open, frances tiafoe, alex michelsen

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/alex-michelsen-ungkap-hal-yang-picu-dirinya-berlinang-air-mata-di-us-open

Read Entire Article
Sports | | | |