Ligaolahraga.com -
Berita Super League Indonesia: Kabar mengejutkan datang dari Persib yang masuk daftar dalam daftar larangan pendaftaran pemain baru FIFA. Deputy CEO klub, Adhitia Putra Herawan pun langsung memberi penjelasan mengenai situasi ini.
Kabarnya sanksi ini datang dari perkara pemutusan kontrak Daisuke Sato pada akhir 2023 lalu. Menurut FIFA, manajemen Maung Bandung tidak menyelesaikan kewajiban mereka terhadap pemain yang dilepas pada jendela transfer paruh musim tersebut.
Adhitia menegaskan bahwa kasus ini bukan disebabkan oleh kelalaian manajemen dalam membayar gaji. Namun imbas dari sengketa lama. Saat itu, hadirnya pelatih Bojan Hodak memaksa klub merombak komposisi legiun asing. Untuk mendaratkan Kevin Ray Mendoza, Persib harus mencoret Daisuke Sato.
"Kasusnya Sato tuh sebenarnya kita sudah menaruh perhatian, memang kasusnya kan terjadi tahun 2023. Waktu itu masih ceritanya kan Luis Milla masih pelatihnya, dan Sato diganti di pertengahan musim 2023-2024 ketika Bojan Hodak masuk," ujar Adhitia Putra Herawan saat ditemui di Homer Coffee, Sabtu (30/5).
Meski berujung sengketa, Adhitia menyebut keputusan taktis melengserkan Sato demi kebutuhan tim tetap membawa berkah tersendiri. "Secara efektivitas juga kita bersyukur karena pergantiannya itu juga cukup berhasil, akhirnya kita juara musim 2023-2024 kan," imbuhnya.
Namun Daisuke Sato yang tidak terima dicoret dari skuad utama kemudian melayangkan gugatan hukum lewat jalur legalitas hingga naik ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Pihak Sato menuntut hak finansial penuh serta kompensasi menit bermain.
Dalam proses persidangan, Persib menemukan adanya indikasi kejanggalan terkait nilai kontrak baru dari sang pemain bersama klub Filipina, Davao Aguilas dan One Taguig FC, setelah hengkang dari Bandung.
Berdasarkan regulasi FIFA, jika seorang pemain yang diputus kontraknya mendapat gaji yang lebih kecil di klub barunya, klub lama wajib membayar selisih dari sisa kontraknya tersebut. Hal ini yang membuat pihak Maung Bandung akhirnya melakukan negosiasi.
"Di peraturan FIFA itu ketika seorang pemain keluar dari sebuah klub, diputus sisa kontraknya 2 tahun, kemudian dia kerja di perusahaan lain, saat gaji di klub lainnya lebih besar, itu udah selesai kasusnya. Tapi kalau gajinya lebih kecil, nah gaji yang lebih kecilnya ini kita mesti cek berapa selisihnya," ujar Adhitia Putra Herawan.
"Karena kita itu dapat info Daisuke Sato itu di klub barunya gajinya di bawah Persib. Ya masa pemain bola gajinya segitu? Makanya kita banding ke FIFA. Akhirnya baru keluarlah di 2 bulan yang lalu, ternyata kita tuh dapat pengurangan. Seingat saya tuh sebelumnya Rp3,09 miliar, setelah ke CAS itu turun jadi Rp2,7 miliar," imbuhnya.
Terlambatnya proses pembayaran ini akibat menunggu keputusan inkrah dari CAS. Tapi membuat FIFA secara otomatis memasukkan Persib ke dalam daftar embargo pendaftaran pemain baru usai melewati tenggat waktu.
Namun, Adhitia menggaransi manajemen segera melunasi nominal Rp2,7 miliar tersebut dalam waktu dekat demi memutihkan kembali status klub. Momentum ini lantas dijadikan PT PBB untuk melakukan pembenahan terhadap Standard Operating Procedure (SOP) kontrak di dalam internal klub.
"Kita sempat ada satu pelatih yang kontraknya itu 7 tahun. Bingung, kok bisa ada 7 tahun. Makanya kita mulai bersih-bersih sekarang nih. Nah ini SOP lagi kita rapiin," kata pria yang akrab disapa Adhit ini.
Lebih jauh Adhitia meminta Bobotoh untuk tidak panik atas kondisi klub yang terkena hukuman FIFA. Karena ini bukan disebabkan krisis finansial klub yang tak membayar gaji pemain. Sanksi juga nanti dicabut saat perkara ini sudah bisa diselesaikan.
"Jadi bukan hal yang mengagetkan buat kita dan tidak usah khawatir. Klub besar juga banyak mengalami ini. Jadi ini bukan karena kita bayar gaji telat dan kita ga memenuhi haknya, tapi memang ada proses CAS yang kita lewati dulu untuk memeriksa kebenaran gaji dia berapa sebenarnya. Kita akan bereskan segera," ujar Adhitia Putra Herawan memungkasi.
Artikel Tag: persib, daisuke sato, adhitia putra herawan
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/adhitia-beberkan-kronologi-lengkap-persib-terkena-ban-fifa

2 hours ago
5

















































