Ligaolahraga.com -
Abass Baraou kembali ke jalur kemenangan dan siap melanjutkan perburuan gelar dunia kelas junior welter 154 pound setelah mengalahkan Giovani Santillan melalui keputusan mayoritas, Jumat (11/9) lalu.
Petinju Jerman berusia 31 tahun itu tampil lebih kuat dan lebih efektif dibanding Santillan dalam pertarungan tersebut.
Meski demikian, tiga juri memberikan hasil yang membuat duel terlihat lebih ketat di atas kertas daripada jalannya pertarungan di dalam ring.
Abass Baraou (18-2, 9 KO) dinilai mampu mengungguli Santillan (35-2, 18 KO) dalam pertarungan yang berlangsung di San Diego, sekaligus memperkaya rekornya dengan kemenangan di wilayah lawan.
Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Baraou sejak kehilangan gelarnya dalam duel unifikasi melawan Xander Zayas di Puerto Rico pada Januari.
Sebelumnya, Baraou meraih kemenangan penting di wilayah lawan ketika mengejutkan Yoenis Tellez di Florida.
Kemenangan atas Tellez membuat Baraou merebut gelar interim WBA. Ia kemudian diangkat menjadi juara penuh setelah Terence Crawford meninggalkan divisi tersebut. Namun, masa pemerintahannya berakhir ketika kalah dari Zayas.
Baraou mengaku tidak keberatan harus terus bertarung sebagai petinju yang berada di posisi B dalam sebuah pertandingan. Sepanjang karier profesionalnya selama delapan tahun, ia telah bertarung di berbagai negara untuk membangun namanya.
“Saya percaya diri di mana pun saya bertarung. Jika ada ring, saya akan membuat semuanya berjalan dan meraih kemenangan. Itu selalu menjadi misi saya,” kata Abass Baraou setelah pertarungan.
Ia mengakui kemenangan atas Santillan membutuhkan pendekatan berbeda. Baraou harus lebih banyak menggunakan taktik, mengikuti rencana pertandingan dan melakukan hal-hal yang menurutnya kurang menyenangkan.
“Rasanya luar biasa karena saya bekerja sangat keras. Kali ini saya harus menggunakan lebih banyak taktik, mengikuti rencana dan melakukan hal-hal yang sedikit membosankan bagi saya. Itu bisa sulit, tetapi kami berhasil,” ujarnya.
Baraou juga menegaskan ambisinya untuk kembali menjadi juara dunia, bahkan lebih dari sekali.
“Anda akan menyebut saya sebagai juara dunia kelas ini beberapa kali, dan itulah yang saya targetkan,” katanya.
Baraou menandatangani kontrak promosi dengan Top Rank bulan lalu.
Dengan dukungan tersebut, ia berpeluang mendapatkan pertarungan besar di divisi yang dihuni juara seperti Jaron Ennis (WBA, WBO), Sebastian Fundora (WBC), dan Josh Kelly (IBF). Gelar The Ring saat ini kosong.
Baraou juga berpeluang menghadapi petinju 10 besar seperti Israil Madrimov, Bakhram Murtazaliev, atau Brandon Adams sebagai langkah berikutnya.
“Saya melihat semua peluang di kelas 154 pound dan siap menghadapi pertarungan besar serta para juara dunia. Mengalahkan Santillan adalah langkah pertama yang tepat untuk kembali menjadi juara dunia,” kata Baraou.
Artikel Tag: jaron ennis, sebastian fundora
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/abass-baraou-siap-kembali-memburu-gelar-dunia-kelas-154-pound

8 hours ago
9

















































