3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo Papua

12 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue pimpinan DPO Ronal Heluka tewas dalam kontak tembak di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (17/7) sekitar pukul 05.45 WIT.

Kontak tembak terjadi saat tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimobda Papua melaksanakan operasi penegakan hukum.

Dalam pelaksanaan operasi, tim gabungan mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

"Operasi ini dilaksanakan berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi yang diperoleh petugas di lapangan. Seluruh tindakan dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Barang bukti yang berhasil diamankan akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata tersebut secara menyeluruh," kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7).

Berdasarkan hasil identifikasi, ketiga anggota KKB yang tewas itu adalah Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage yang merupakan bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue.

Operasi ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil penyelidikan dan informasi intelijen mengenai keberadaan kelompok bersenjata yang dipimpin DPO Ronal Heluka di wilayah Logpon, KM 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

"Berdasarkan hasil pendalaman, kelompok tersebut diduga menggunakan sebuah rumah persinggahan di kawasan Logpon, KM 4, Distrik Dekai, sebagai lokasi aktivitas. Setelah seluruh informasi diverifikasi dan dianalisis, tim gabungan melaksanakan operasi untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan bersenjata yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo.

Kata Yusuf, sebelum operasi dilaksanakan, petugas telah melakukan penyelidikan intensif terhadap kelompok tersebut yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di Papua sejak 2022.

Antara lain, pembunuhan personel Kodim 1715/Yahukimo, Pratu Eka Yohan Kaize pada 3 Desember 2022, penembakan mobil patroli Satgas Operasi Damai Cartenz di KM 6 Dekai pada 26 Mei 2023, pembakaran kendaraan dinas Satbinmas Polres Yahukimo pada 28 Januari 2025, penganiayaan berat terhadap Ujang Supriayatna pada 17 Juni 2025, pembunuhan Indra Guru Wardana disertai pembakaran rumah di Kampung Ulakin, Kabupaten Asmat pada 19 September 2025.

Kemudian, penganiayaan berat terhadap Suwono pada 12 Februari 2026, pembunuhan tujuh penambang di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang pada 19 Mei 2026 dan kontak tembak dengan personel TNI yang disertai pembakaran bangunan di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel pada 4 Juni 2026.

Yusuf menyebut dugaan tindak pidana tersebut menjadi bagian dari proses penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan petugas serta menjadi dasar pelaksanaan operasi penegakan hukum terhadap kelompok tersebut.

Dari lokasi kejadian, tim gabungan mengamankan sejumlah barang bukti, yakni tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua kapak, dua senjata tajam berupa pisau panjang, satu unit handy talky (HT) Icom, satu buah peredam senjata, tujuh unit telepon genggam berbagai merek serta sejumlah barang bukti lainnya.

"Seluruh barang bukti tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata ini secara menyeluruh," ucap Yusuf.

Ketiga jenazah telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dekai. Sementara itu, seluruh barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Yahukimo untuk kepentingan penyidikan.

Selain itu, petugas juga mengamankan empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM guna dimintai keterangan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami peran dan keterkaitan mereka dengan kelompok bersenjata yang menjadi sasaran operasi.

Yusuf menambahkan selama pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026 di wilayah Yahukimo, petugas juga telah mengamankan empat orang lain yang memiliki keterkaitan dengan KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue, yakni HH, KG, EH, dan AS. Seluruhnya saat ini masih menjalani proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami menegaskan bahwa penegakan hukum ini ditujukan kepada pelaku tindak pidana bersenjata yang mengancam keselamatan masyarakat dan petugas, bukan kepada masyarakat sipil. Seluruh tindakan dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tutur dia.

(dis/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |